Posts Tagged “Koefisien dasar bangunan”

Pengertian Koefisien Dasar Bangunan (KDB)

Setelah sebelumnya kita menyimak tulisan mengenai Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Maka bahasan kali ini mengenai Koefisien dasar bangunan atau sering di singkat dengan KDB, KDB adalah angka persentase perbandingan dari luas seluruh lantai dasar bangunan yang dapat di bangun dengan luas lahan yang tersedia. Sehingga KDB juga dapat di artikan sebagai aturan yang mengatur tentang batas maksimal yang boleh di bangun dalam sebuah tanah atau lahan bangunan tersebut akan di buat. Selain itu KDB juga dapat diartikan sebagai peraturan yang mengatur tentang seberapa luas lantai dasar yang boleh di bangun untuk gedung tersebut. Peraturan ini di buat agar para developer membatasi luas lantai dasar bangunan mereka sehingga tata letak kota tetap teratur dan tidak mengalami perubahan.

 

Bangunan yang Termasuk Ke Dalam KDB

 

Meski perhitungan KDB bisa termasuk ke dalam perhitungan semua bangunan tetapi peraturan dan perhitungan KDB ini berbeda di setiap bangunan. Adapun penetapan peraturan koefisien dasar bangunan (KDB) terbagi menjadi beberapa sebagai berikut.

 

  1. Ruangan yang memiliki luas ruangan dan dinding lebih dari ½ meter dan juga memiliki proyeksi bangunan.
  2. Luas proyeksi bangunan yang memiliki tinggi tidak lebih dari ½ meter. Di mana penghitungan KDB bangunan ini menjadi 50% dengan catatan tidak melebihi 10% dari nilai KDB yang sudah di tetapkan. Tetapi jika luas proyeksi banguna tersebut mencapai lebih 10% dari KDB maka penghitungannya tetap 100%.

 

Seperti yang di jelaskan di atas bahwa nilai KDB setiap wilayah berbeda-beda tergantung dengan letak bangunan tersebut. Di mana peraturan KDB di pusat kota tentu berbeda dengan peraturan KDB di pinggiran kota. Sama halnya dengan daerah komersial pasti peraturan KDB nya berbeda dengan bangunan yang terletak di daerah kawasan industri. Perbedaan peraturan KDB ini di sesuaikan dengan luas lahan dan kondisi dari pemukiman tersebut. Dengan perbedaan sistem peraturan KDB ini di harapkan bahwa kota tetap memiliki susunan yang bagus dan tidak merusak tatanan kota tersebut. Dengan KDB ini di harapkan tidak terjadi kemacetan di kota dan terhindar dari bahaya bencana alam.

 

Menghitung Koefisien Dasar Bangunan (KDB) Dari Sebuah Bangunan

 

Bagi Anda yang ingin atau akan membangun sebuah bangunan ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu berapa aturan KDB yang di miliki oleh bangunan yang akan Anda bangun tersebut. Dengan mengetahui aturan KDB bangunan tersebut maka Anda akan terhindar dari pembongkaran paksa sebuah bangunan suatu saat nanti ketika ada pemeriksaan dari pemerintah. Bagi Anda yang ingin menghitung KDB bangunan Anda, Anda dapat menggunakan rumus luas lantai dasar Anda bagi dengan luas lahan atau tanah kemudian di kali 100%. Setelah mengetahui berapa batas maksimal KDB dari bangunan Anda, maka Anda dapat menentukan seberapa luas bangunan yang dapat Anda bangun.

 

Sanksi Tegas Bagi Pelanggar KDB

 

Meski peraturan KDB sudah di tetapkan tetapi bukan berarti tidak ada yang melanggarnya. Untuk meminimalisir hal ini kemudian pemerintah membuat sebuah sanksi bagi pelanggar KDB baik itu perorangan maupun sebuah developer. Sanksi tersebut berupa surat peringatan ketika sudah di beri surat peringatan tetapi belum berhenti maka langkah selanjutnya adalah pencabutan izin bangunan tersebut. Setelah peringatan kedua ini dan masih saja melanggar KDB maka langkah selanjutnya adalah pembongkaran paksa bangunan yang melanggar aturan KDB tersebut. Penerapan sanksi ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk menciptakan tata kota yang lebih baik dan supaya tanaman hijau tetap memiliki tempat untuk tumbuh.