Strategi Permodalan Developer Properti Dengan Mengikutsertakan Konsumen Membiayai Proyek

Bisnis property memang menjadi salah satu peluang bisnis yang memberikan keuntungan yang cukup besar. Apalagi dengan nilainya yang stabil bahkan dapat meningkat setiap tahunnya, menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku-pelaku bisnis, salah satunya yaitu menjadi developer property. Namun seiring dengan keuntungannya yang cukup besar, bisnis developer property juga membutuhkan modal yang cukup besar. Jika anda memiliki dana yang cukup, mungkin anda tak perlu kebingungan untuk mendapatkan modal demi membiayai proyek property yang ingin anda jalankan.

 

 

Namun bagaimana jika dana yang anda miliki terbatas? Apakah anda masih tetap bisa mengerjakan proyek-proyek tersebut? Tentu saja masih bisa. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan pinjaman modal, mulai dari mengajukan kepada pihak bank, meminjam kepada saudara, menggadaikan aset, menawarkan kerja sama lahan, dan masih banyak lainnya. Namun selain cara-cara tersebut, anda juga bisa mengikut sertakan konsumen untuk membiayai proyek. Bagaimana caranya?

 

 

Strategi ini dapat anda lakukan dengan cara menjual proyek yang belum dikerjakan pembangunan fisiknya. Jika ada konsumen yang bersedia membeli serta membayar uang muka, maka tentu saja uang muka ini bisa anda gunakan sebagai modal untuk menjalankan pembangunan. Tentunya ini akan semakin baik lagi jika nilai pembayaran uang muka yang disetorkan konsumen lebih besar bahkan dapat cukup membiayai proyek property tersebut. Sehingga dengan modal awal yang dibayarkan oleh konsumen, anda sebagai pihak developer property sudah dapat menyelesaikan pembangunan unitnya. Untuk pola pembayaran yang dilakukan konsumen, paling ideal jika menggunakan pembayaran tunai. Namun anda juga bisa menerapkan pembayaran tunai secara bertahap. Sehingga nantinya pembayaran dari konsumen ini dapat digunakan untuk memutar roda proyek.

 

 

Apakah ada konsumen yang bersedia untuk melakukan pola pembayaran tersebut? Apalagi dengan uang muka yang besar? Tentu saja ada, bahkan beberapa konsumen bersedia untuk membayar lunas meskipun unit belum selesai dibangun. Mengapa? Ini lah yang menjadi tugas anda sebagai pihak developer property. Anda harus bisa menarik perhatian konsumen sehingga berani untuk membayarkan property yang masih dalam tahap pembangunan. Biasanya, yang paling sering dilakukan adalah dengan memberikan imbalan yang menarik, seperti potongan harga, hadiah, dan lainnya. Nah kali ini akan dibahas mengenai strategi permodalan developer property agar bisa mendapatkan modal dari konsumen.

 

 

Strategi Untuk Mendapatkan Konsumen

 

Kompetisi bisnis property di Indonesia terbilang cukup ketat, ada banyak pelaku bisnis mulai dari pengembang kecil bahkan hingga pengembang yang berskala internasional. Untuk itu lah dibutuhkan strategi yang menarik sehingga mendapatkan perhatian dari konsumen di pasaran. Meskipun dengan anggaran yang terbatas sekalipun, anda sebagai developer property harus mencoba memutar otak agar menemukan cara-cara yang tepat untuk mendapatkan klien. Berikut ini beberapa strategi yang bisa anda lakukan untuk bisa menarik konsumen.

 

 

  1. Buat Profil Online

 

Cara pertama yang bisa anda lakukan untuk menarik minat konsumen adalah dengan membuat profil online, misalnya seperti website. Cara ini merupakan strategi marketing yang cukup penting mengingat calon konsumen anda bisa mempelajari profil perusahaan anda dari website. Untuk itu lah, setidaknya jangan lupa untuk melampirkan profil perusahaan beserta portofolionya. Buat tampilan website yang ringan serta mudah diakses baik di smartphone sekalipun. Sehingga nantinya jangkauan pengunjung menjadi lebih luas. Selain itu, anda juga dapat mencoba menawarkan kupon atau vocher menarik pada halaman website anda yang nantinya dapat ditukar di kantor pemasaran.

 

 

  1. Email Marketing

 

Komunikasi melalui email atau surel memang masih menjadi pilihan terbaik sebagai media untuk berkomunikasi dengan klien. Biasanya orang-orang akan rutin mengecek email setiap harinya ataupun membagikan informasi mengenai promosi yang menarik kepada orang-orang yang ada di sekitarnya. Melalui email, anda bisa mengirim newsletter yang berisikan tentang promo menarik berkaitan dengan proyek property yang sedang anda pasarkan.

 

 

  1. Gunakan Kekuatan Media Sosial

 

Saat ini kekuatan media sosial bisa anda gunakan untuk memasarkan proyek property yang anda kerjakan. Pengguna media sosial yang cukup tinggi menjadi media pemasaran yang sangat efektif, mulai dari facebook, instragam, twitter, dan lainnya sangat baik untuk anda gunakan berinteraksi dengan calon klien anda. Bahkan anda juga bisa mencoba membuat kompetisi berhadiah yang mana melibatkan pengguna media sosial sehingga dapat turut ikut serta. Misalnya saja dengan membuat kompetisi desain brosur property sehingga dapat menarik masyarakat luas agar lebih mengenal proyek anda.

 

 

  1. Konten Video

 

Saat ini konten video memang lebih bisa menarik peminat untuk mengenal proyek property yang anda kerjakan. Hal ini karena generasi milenial saat ini sangat akrab dengan konten-konten berbagi video semisal vlog. Sehingga media ini dapat anda manfaatkan sebagai salah satu media promosi baru yang dapat memberikan hasil efektif. Untuk dapat lebih menarik minat dari masyarakat, anda bisa membuat video yang berisikan konten mengenai fakta-fakta menarik ataupun kondisi terkini tentang proyek property yang sedang anda pasarkan. Buat vlog semenarik mungkin sehingga menarik calon konsumen untuk melihatnya, dengan begitu tayangan akan semakin ramai serta banyak dibagikan di media-media sosial lainnya.

 

 

  1. Acara Meriah

 

Anda bisa mendatangkan konsumen-konsumen potensial dengan membuat acara yang meriah dan menarik. Isinya dapat berupa pesta kuliner, panggung hiburan, kontes berhadiah, dan lainnya. Dalam rangkaian acara tersebut, nantinya anda juga bisa sekaligus mengenalkan tentang proyek property yang anda kerjakan. Sehingga nantinya calon pembeli dapat sekaligus melihat bagaimana detail dari property yang anda pasarkan.

 

 

  1. Berikan hadiah-hadiah terbaik

 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kebanyakan konsumen mau untuk membayar uang muka di awal jika ada sesuatu menarik yang menguntungkannya. Tak hanya bisa memberikan potongan harga bagi pembayaran property, anda juga dapat memberikan hadiah-hadiah menarik untuk memancing minat konsumen untuk membeli property yang sedang anda bangun. Anda bisa mengiming-imingi dengan doorprize seperti jalan-jalan ke luar negeri, mobil, gadget, dan masih banyak lainnya. Cara ini juga masih sangat efektif untuk menggaet konsumen membeli proyel property yang anda kerjakan.

 

 

Yang paling penting dalam menarik minat konsumen agar dapat membeli property anda adalah dengan metode pemasaran yang tepat dan menarik. Sehingga nantinya calon pembeli dapat berminat dan mau membayarkan uang muka meskipun proyek property yang anda kerjakan belum selesai. Selain itu jangan lupa untuk menuangkan semua kesepakatan dalam perjanjian tertulis yang bermaterai sehingga nantinya transaksi anda akan berjalan lebih nyaman dan aman. Meskipun menarik minat konsumen terkadang sulit untuk dilakukan, akan tetapi hal ini akan sangat membantu anda ketika konsumen mau membayarkan uang muka di awal pembayaran terlebih dahulu sehingga modal awal anda sebagai developer property bisa direduksi. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat untuk anda.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply