Pengertian Developer Lengkap

Bagi sebagian besar para pebisnis properti tentunya sudah tidak asing dengan keberadan seorang developer. Developer sendiri memiliki artian sebagai seorang atau sebuah instansi atau perusahaan yang bergerak pada bidang properti baik itu sebagai pengembang, pembangun, maupun sebagai orang atau pihak yang memasarkan barang properti yang sudah ia bangun hingga laku terjual di pasaran.

 

 

Pembagian Developer

 

Developer sendiri di bagi menjadi dua bagian. Dimana setiap bagian ini memiliki tugasnya sendiri dalam menjalankan sebuah bisnis properti. Adapun pembagian developer adalah:

 

 

  1. Developer Biasa

 

Developer biasa adalah orang atau perusahaan yang bekerja tidak di bawah naungan subsidi pemerintah sehingga semua pekerjaan atau aktifitas developer ini tidak di awasi oleh pemerintah. Biasanya para developer biasa ini sudah memiliki sertifikat keahlian sendiri dan tentunya tidak tergantung dengan pihak manapun sehingga bisa lebih leluasa dalam menentukan anggaran dana yang harus di keluarkan dan jenis bahan apa yang akan di gunakan untuk membangun sebuah properti.

 

 

  1. Developer Subsidi

 

Berbeda dengan developer biasa yang bekerja secara mandiri, developer subsidi ini bekerja di bawah naungan pemerintah. Sehingga para developer ini akan mendapatkan subsidi atau bantuan dana dari pemerintah yang akan di gunakan untuk pembangunan sebuah properti. Biasanya bangunan properti yang di hasilkan dari developer ini seperti perumahan bersubsidi yang memang di tujukan untuk rakyat yang kurang mampu sehingga bisa tetap memiliki rumah dengan harga yang lebih murah di bandingkan di pasaran.

 

 

  • Kewajiban Developer

 

Setiap developer memiliki kewajiban atau tanggung jawab masing-masing yang harus di jalankan selama menjadi seorang developer baik itu developer biasa maupun developer bersubsidi. Adapun tanggung jawab dan kewajiban seorang developer adalah:

 

 

  1. Anggota developer haruslah memberikan pelayanan sebaik-baiknya terhadap pelanggan. Sehingga pelanggan tetap merasa puas dengan kinerja developer tersebut.
  2. Anggota developer haruslah menerapkan sikap sportif antar sesama developer yang lain sehingga akan tercipta suasana kerja yang nyaman, aman dan tentunya bisa saling menghargai antar sesama developer.
  3. Anggota developer haruslah mematuhi setiap peraturan tentang bisnis properti yang sudah ada di dalam Undang-Undang Dasar 1945.
  4. Anggota Developer harus bekerja sesua dengan AD dan ART yang sudah di terapkan oleh pemerintah dan tetap menjujung tinggi sikap solidaritas dengan organisasi.
  5. Anggota developer dalam melaksanakan tugasnya haruslah bisa menepatkan diri sebagai seorang developer profesional yang memiliki rasa hormat, menghargai profesinya sebagai seorang developer dan bisa bersikap adil serta jujur mulai dari memulai pekerjaan hingga pekerjaan tersebut selesai.

 

 

Prinsip yang Mengatur Developer

 

Setiap developer sudah memiliki prinsip sendiri yang haruslah di patuhi agar kinerja seorang developer bisa lancar. Adapun prinsip dari developer adalah:

 

 

  1. Limation of liability atau prinsip tanggung jawab dengan batasan
  2. Strict liability atau prinsip tanggung jawab secara mutlak
  3. Presumption of nonliability atau prinsip tentang dugaan atau tuduhan tidak selalu bertanggung jawab
  4. Presumption of liability atau prinsip dugaan untuk selalu bertanggung jawab
  5. Liability based on fault atau prinsip tanggung jawab berdasarkan kepada kesalahan

 

 

Itu tadi beberapa pengertian developer secara lengkap mulai dari arti developer, tugas dan tanggung jawab developer hingga prinsip yang menjadi acuan seorang developer. Menjadi developer bukanlah hal yang mudah dan tetap harus bekerja sesuai hukum yang berlaku serta tetap melayani konsumen dengan sepenuh hati.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply