Tips Marketing via Offline

Dalam melakukan bisnis, marketing atau pemasaran adalah hal yang sangat penting. Pemasaran memegang kendali dimana bisnis dapat berkembang lebih luas. Selain itu, pemasaran harus dilakukan dengan strategi, sehingga perusahaan atau bisnis dapat dikenal oleh banyak massa. Dalam hal ini, pemasaran dapat dilakukan lewat berbagai media, baik online maupun offline. Metode pemasaran berbasis online adalah metode pemasaran yang mengandalkan promosi produk lewat internet atau sosial media. Sedangkan, metode offline adalah metode pemasaran produk non-internet seperti iklan yang dipasang di baliho, majalah, televisi, dll.

 

 

Namun, pada artikel ini hanya akan membahas marketing via offline dimana pada artikel sebelumnya kami telah membahas bahan-bahan persiapan sebagai sarana pemasaran offline. Untuk memaksimalkan pemasaran atau marketing via offline bidang properti, kami telah merangkum tips-tips ampuhnya berikut ini.

 

 

  1. Merangkul Semua Lapisan Masyarakat

 

Faktanya, keunggulan marketing via offline adalah dapat merangkul semua lapisan masyarakat. Ini dikarenakan tidak semua masyarakat melek internet. Bahkan, di pelosok daerah banyak yang belum dapat mengakses internet. Sehingga, marketing via offline menjadi salah satu yang dapat diandalkan karena masyarakat dapat melihat produk properti dengan mudah di koran, baliho, atau lewat mulut ke mulut.

 

 

  1. Menyampaikan Informasi Lengkap

 

Jika anda ingin pemasaran yang anda lakukan efektif, maka anda harus mencantumkan informasi lengkap mengenai properti. Misalnya, jika pemasaran yang anda pilih yaitu media koran, maka anda harus mencantumkan informasi detil properti bangunan anda seperti model, ukuran, harga, dan spesifikasi lainnya. Dengan begitu, calon pembeli setidaknya mendapatkan gambaran mengenai properti yang akan dibelinya.

 

 

  1. Membuat Branding

 

Salah satu bagian dari pemasaran yang tak kalah penting adalah branding. Branding sendiri adalah penentuan nama dan ciri khas dari produk yang kita jual. Ini tentunya juga dapat diaplikasikan ke marketing via offline pada bidang properti. Anda dapat mempromosikan badan atau perusahaan properti anda dengan membuat logo atau kartu nama. Logo ini dapat mencerminkan apa dan bagaimana perusahaan anda bergerak. Sehingga, jika masyarakat melihat logo anda tertempel di banner, stiker, ataupun brosur, mereka langsung mengenali anda sebagai perusahaan yang bergerak di bidang properti.

 

 

  1. Membangun Relasi

 

Selanjutnya, membuat relasi adalah hal yang perlu dilakukan. Relasi yang kuat dapat menumbuhkembangkan bisnis sehingga dikenal oleh lebih banyak orang. Misalnya, anda mempunyai relasi dengan seseorang yang memiliki bisnis tekstil. Dalam hal ini, mungkin saja orang tersebut merekomendasikan bisnis properti anda kepada klien mereka. Tentunya, berdasarkan penelitian, orang lebih percaya akan referensi dari orang-orang yang mereka kenal.

 

 

  1. Membangun Komunitas

 

Pelaku usaha bidang properti dapat terbantu dengan memperbanyak jaringan atau relasi lebih luas. Salah satu caranya adalah dengan membangun komunitas bisnis properti untuk promosi produk.

 

 

  1. Riset Pasar

 

Hal yang terpenting dalam melakukan marketing via offline adalah dengan melakukan riset pasar terlebih dahulu. Maksudnya disini adalah, anda harus tahu pasar mana yang anda akan raih. Apakah pasar menengah ke atas atau pasar menengah ke bawah. Jika anda ingin meraih pasar menengah ke atas, anda dapat memasang brosur di sekitar komplek perumahan elit. Atau memasang baliho di jalan tol. Semua tergantung kebutuhan dan budget yang anda miliki. Pastikan saja bahwa anda mencapai target audiens yang anda inginkan.

 

 

  1. Menentukan Lokasi dan Waktu

 

Berikutnya, metode marketing via offline adalah dengan menyebar brosur dan memasang stiker di jalan. Hal ini akan efektif jika anda dapat menentukan lokasi dan waktu yang tepat untuk meraih calon pembeli. Misalnya, jika anda menjual properti bangunan berupa rumah, anda dapat menyebar brosur di sekitar perumahan. Lain halnya jika anda menjual properti bangunan berupa ruko, anda dapat menyebar brosur dan memasang stiker di sekitar pasar.

 

 

  1. Membuat Event

 

Lalu, anda juga dapat membuat event. Event ini dapat berfungsi untuk mengenalkan produk apa yang dijual. Hal ini dapat mendongkrak popularitas brand perusahaan anda. Selain itu, untuk mengadakan event seperti ini, anda juga dapat menggunakan sponsor.

 

 

Ituliah tips marketing via offline. Semoga dapat membantu anda dalam mengembangkan bisnis properti anda.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply