Posts Tagged “Kerjasama dengan Notaris”

Melakukan Kerjasama dengan Notaris

Bisnis properti dinilai sebagai bisnis yang menguntungkan. Namun, dalam prosesnya banyak ditemukan perselisihan antara penjual dan pembeli properti. Untuk mencegah hal demikian, maka diperlukan kerjasama dengan notaris. Kerjasama ini juga dapat dilakukan oleh kedua pihak sehinga dapat memberikan dampak positif nantinya. Tujuan dari kerjasama dengan notaris adalah untuk memajukan bisnis properti yang bersangkutan. Anda dapat melakukan kerjasama dengan notaris dengan biaya yang tidak terlalu mahal, namun meningkatkan keabsahan dan legalitas dari perjanjian yang dibuat.

 

 

Sebelum berlanjut ke pembahasan berikutnya, berikut adalah pengertian notaris. Adalah notaris yang berwenang untuk membuat akta otentik dan kewenangan lainnya sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Jabatan Notaris (Dari Pasal 1 Peraturan Jabatan Notaris dan Pasal 1 butir 1 Undang-Undang Jabatan Notaris). Selain itu, Notaris dapat dikatakan sebagai pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian dan penetapan yang diharuskan oleh suatu peraturan umum. Sehingga, disini peran notaris sangat penting untuk menciptakan alat pembuktian sempurna yaitu akta otentik yang dianggap sah dan benar.

 

 

Melakukan kerjasama dengan notaris dapat mempermudah proses bisnis properti dan mendapatkan keuntungan sebagai berikut:

 

 

  1. Memungkinkan Adanya Diskusi dalam Bisnis Properti

 

Hal yang anda akan dapatkan setelah menyewa jasa notaris adalah untuk berdiskusi mengenai bisnis properti yang dimiliki. Dalam hal ini, diskusi dapat memuat pembicaraan mengenai bagaimana perjanjian yang sesuai dan legal dengan pembeli properti. Selain itu, anda juga dapat bertukar pikiran sehingga dapat memajukan bisnis properti kedepannya.

 

 

  1. Mencegah Konflik

 

Dengan melakukan kerjasama dengan notaris, anda dapat mencegah perselisihan yang mungkin terjadi dengan pembeli properti. Hal ini tepat dilakukan sehingga perjanjian dalam bisnis properti dilakukan secara sah dan legal. Sehingga, antara penjual dan pembeli properti dapat mencapai kesepakatan dan keputusan bersama. Ini juga terkait pada Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KHUPer) pasal 1320 yang menyatakan bahwa syarat yang harus dilakukan untuk bisa membuat perjanjian yang tepat yaitu adanya kesepakatan yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Dengan berkerja sama dengan notaris, perjanjian dibuat tanpa adanya penipuan dan paksaan dari masing-masing pihak.

 

 

  1. Mempermudah Membuat Surat Perjanjian

 

Untuk membuat surat perjanjian antara penjual dan pembeli properti, anda dapat mengandalkan jasa notaris. Perjanjian yang dibuat harus memenuhi hak dan kewajiban dari kedua belah pihak. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah perjanjian dianggap hal, disetujui, dan tidak boleh dibuat untuk sesuatu yang dilarang oleh hukum. Dalam hal ini, perjanjian tidak boleh bertentangan dengan undang-undang. Dengan bekerjasama dengan notaris, anda dapat membuat surat perjanjian profesional yang legal di mata hukum untuk kedua belah pihak.

 

 

Selanjutnya, jika anda ingin membuat kerjasama dengan notaris, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Misalnya, anda dapat melakukan survei mengenai keabsahan dan legalitas dari perusahaan/badan notaris tersebut. Jangan sampai anda menaruh kepercayaan pada orang yang salah. Selain itu, setelah menemukan jasa notaris yang tepat, anda dapat berdiskusi mengenai kerjasama yang akan dilakukan. Anda dapat bertanya mengenai biaya yang harus dikeluarkan dalam kerjasama nantinya. Juga, anda dapat menanyakan beberapa informasi penting lainnya seperti lama waktu kerjasama, surat perjanjian yang akan dibuat, dan ketentuan-ketentuan serta dokumen yang diperlukan.

 

 

Dalam hal ini, melakukan kerjasama dengan notaris dapat dilakukan untuk mempermudah dalam proses pembuatan perjanjian. Ketika seorang notaris bekerjasama dengan perusahaan properti, maka notaris tidak dapat disebut sebagai pegawai perusahaan/badan usaha tersebut.