Strategi Negosiasi dengan Pembeli Properti

Jual beli properti bisa menjadi salah satu pilihan yang baik bagi anda. Properti dinilai sebagai asset yang menguntungkan karena kepemilikannya mutlak dan berdasarkan hukum. Jadi, anda tidak perlu merasa khawatir jika berkecimpung didalam bisnis properti. Dalam hal ini, untuk mencegah kerugian, anda perlu mempelajari beberapa hal untuk mencegah kerugian. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas bagaimana strategi yang baik dalam negosiasi dengan pembeli properti.

 

 

  1. Mengetahui Harga Pasar

 

Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh anda sebagai penjual properti adalah mengetahui harga pasar. Cari tahu mengenai harga pasaran properti yang anda miliki. Anda bisa mematok harga tersebut dan menawarkannya ke calon pembeli properti. Jika calon pembeli meminta negosiasi, maka anda dapat membandingkan harga tersebut dengan harga pasaran yang ada.

 

 

  1. Mengurus Legalitas Tanah

 

Dalam jual beli properti, keperluan legalitas tanah sangatlah penting. Jika tanahnya belum bersertifikat, maka anda harus mengurus terlebih dahulu untuk mengajukan perijinan. Dalam hal ini, anda atau pembeli bisa mensertifikatkan tanah berdasarkan perjanjian yang dibuat. Misalnya, jika pembeli bersedia membiaya pengurusan sertifikat, maka anda sebagai penjual properti dapat mengajukan keuntungan bagi pembeli. Semua tergantung keputusan dan kesepakatan kedua belah pihak tentunya.

 

 

  1. Mengatur Perjanjian Kewajiban

 

Selanjutnya, anda perlu menelaah dan mengatur perjanjian kewajiban pajak dan ketentuan lainnya dengan pembeli properti. Misalnya, ada pajak yang harus dibayarkan sebelum akta jual beli ditandatangani. Dalam hal ini, salah satu dari penjual atau pembeli properti dapat menanggung biaya tersebut.

 

 

  1. Mengatur Emosi

 

Hal berikut adalah hal yang paling penting dalam bernegosiasi dengan pembeli properti. Disini, anda diharuskan untuk bisa mengatur emosi ketika berhadapan dengan calon pembeli. Jika mereka mengajukan pertanyaan, anda dapat menjawab dengan detil dan ramah. Sikap yang ramah dan tidak emosional dapat menarik hati mereka. Jangan sampai anda bersikap jutek dan cuek yang bisa membuat pelanggan kabur ke penjual properti lainnya.

 

 

  1. Menetapkan Cash Flow

 

Supaya terhindar dari kerugian, anda harus mempelajari dan menetapkan cash flow. Disini anda dapat menghitung potensi keuntungan mulai dari harga pasar, harga likuidasi, sampai harga transaksi.

 

 

  1. Menginformasikan Kebutuhan

 

Penjual properti dapat menjelaskan secara detail kebutuhan dan kondisi properti yang ada. Misalnya, anda dapat menginformasikan bahwa suatu properti memiliki ukuran, bentuk, dan spesifikasi lainnya. Sifat terbuka tanpa adanya rasa menutupi akan membawa kepercayaan pada kedua belah pihak. Ini juga dapat meningkatkan kepercayaan dan menarik calon pembeli untuk terus bertransaksi dengan anda.

 

 

  1. Menawarkan Beberapa Alternatif

 

Dalam bernegosiasi, anda dapat menawarkan beberapa alternatif harga. Misal, jika anda mengajukan harga tertentu, maka anda dapat membuat pembayarannya bertahap. Ada juga ketentuan pembayaran yang dilakukan secara tunai dan langsung atau membuat ketentuan pembagian hasil proyek. Alternatif pada jual beli properti dapat diaplikasikan berdasarkan keputusan dan kesepakatan bersama.

 

 

  1. Menciptakan Kondisi Win-Win (Menang-menang)

 

Anda sebagai pemilik lahan dan penjual properti harus menciptakan kondisi win-win dimana kedua belah pihak merasa untung tanpa adanya rugi. Dalam hal ini, anda dapat membuat penawaran yang bersyarat kepada pembeli. Contoh, anda dapat mengurangi harga namun dengan uang muka yang lebih tinggi. Atau anda juga bisa menyetujui permintaan mereka namun dengan syarat yang anda buat. Inilah keuntungan dari melakukan negosiasi, yaitu anda dapat meningkatkan kerjasama antara penjual dan pembeli.

 

 

Kesimpulannya adalah, penjual properti harus mengerti keinginan dan kebutuhan dari pembeli. Sehingga apa yang mereka tawarkan dapat sesuai dengan penawaran yang diajukan. Negosiasi yang dilakukan dalam proses ini ditujukan untuk membuat keputusan dan kesepakatan akan harga tanah, bangunan, jumlah uang muka, jangka waktu pelunasan, ada bagi hasil atau tidak dan cara pembayaran sisa harga tanah. Negosiasi dengan pembeli properti dapat memudahkan anda untuk meraih keuntungan dan meraih kepercayaan pembeli.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply