Pentingnya Pengawasan Proyek yang Sedang Berjalan

Pembangunan proyek dapat berjalan baik didukung oleh beberapa aspek seperti kerjasama tim yang baik, perencanaan desain dan konstruksi yang baik, serta pengendalian mutu proyek yang berjalan sesuai rencana. Salah satu faktor yang berperan besar dalam baiknya pembangunan proyek adalah pengawasan proyek yang dilakukan untuk memastikan apakah proyek tersebut berjalan lancar. Pengawasan proyek juga dilakukan untuk melihat apakah pembangunan dapat mencapai hasil sesuai perencanaan dan memenuhi keinginan konsumen.

 

 

Lebih dari itu, pengawasan proyek juga diikuti dengan pengendalian mutu proyek. Tahapan pekerjaan ini dikepalai oleh seorang manager dan disetujui oleh pemberi proyek. Apa yang terjadi dalam pembangunan proyek diawasi oleh manajer pengendalian mutu dan dilaporkan ke manajer proyek. Pengendalian mutu proyek yang termasuk dalam pengawasan proyek terdiri dari beberapa proses yaitu:

 

 

  • Perencanaan Mutu

 

Pada tahap ini, dilakukan untuk melakukan identifikasi terhadap kebutuhan konsumen. Ketika sudah diketahui kebutuhan konsumen seperti apa, maka dapat dilakukan pengawasan proyek apakah sesuai dengan kebutuhan konsumen atau tidak.

 

 

  • Pengendalian Mutu

 

Setelah itu, langkah selanjutnya adalah memperhatikan faktor pengendalian mutu, metode serta alat untuk mengembangkan pengendalian mutu. Teknis seperti ini didapat dari kesepakatan bersama. Selain itu, jika perlu ada pedoman teknis yang berisi latar belakang dan pengertian pengendalian mutu dalam proyek, prosedur pengendalian mutu, strategi pengendalian mutu, sasaran pengendalian mutu, metodologi yang digunakan, tahapan pengendalian mutu, dan evaluasi kinerja.

 

 

Untuk mencapai hasil proyek yang baik, maka pengawasan proyek bergantung pada peran pengendalian. Dengan begitu, proyek akan berjalan sesuai dengan rencana dan dapat mencegah penyimpangan yang mungkin terjadi. Adapun metode yang dapat digunakan untuk mengendalikan mutu seperti berikut:

 

 

  1. Pemeriksaan Konstruksi Proyek

 

Pemeriksaan dilakukan terhadap konstruksi proyek untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Dalam hal ini, pemeriksaan juga dilakukan terhadap rancangan pembelian peralatan dan perlengkapan, model proyek, dan perhitungan desain.

 

 

  1. Pemeriksaan Peralatan

 

Selain pemeriksaan konstruksi proyek, ada juga inspeksi pada peralatan sehingga dapat memastikan alat tersebut dapat berfungsi dengan baik. Pemeriksaan peralatan juga dapat dilakukan saat instalasi peralatan sedang dikerjakan dan setelah instalasi selesai.

 

 

  1. Pengujian dengan Sampling

 

Pada proses ini dilakukan untuk memastikan kualitas material sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Sampling adalah metode yang dilakukan dengan cara yang jujur dan objektif, sehingga sasaran dapat tercapai dan pengawasan terhadap pengendalian mutu berjalan dengan baik.

 

 

Selain pengendalian mutu, pengawasan proyek dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:

 

 

  1. Pemantauan atau Monitoring

 

Pemantauan adalah bentuk dari pengawasan langsung. Kegiatan ini dilakukan dengan kunjungan ke masing-masing bagian proyek. Dalam pemantauan ini, dapat juga dilakukan dengan mengawasi pelaksanaan proyek, penyiapan peralatan dan media yang dibutuhkan, serta penggunaan anggaran biaya yang telah ditetapkan.

 

 

  1. Supervisi

 

Pengawasan proyek juga dapat dilakukan dengan cara supervisi. Cara ini dilakukan untuk memastikan suatu tahapan pada proyek telah berjalan sesuai dengan mekanisme atau pedoman yang telah ditetapkan.

 

 

Dengan melakukan pengawasan proyek seperti pengendalian mutu diatas, maka proyek dapat dijalankan secara tepat dan mencapai keberhasilan sesuai rencana. Yang dimaksud sesuai rencana disini adalah pembangunan proyek sesuai dengan anggaran biaya dan memenuhi kebutuhan fungsionalitas serta keinginan klien.

 

 

Proyek yang diawasi dengan baik dapat menentukan keberadaan, kondisi, dan alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan di dalam proyek. Laporan laba rugi dalam proyek juga dapat dipantau ketika mengawasi proyek sehingga alokasi dana dengan pengeluaran biaya dapat digunakan dengan sebaik mungkin. Dari pengawasan proyek juga dapat ditemukan adanya kesalahan dalam pembangunan proyek. Misalnya, keterlambatan penyediaan bahan atau pengerjaan yang memiliki hasil yang buruk. Kesalahan tersebut dapat diperbaiki secepat mungkin dan mencegah kejadian terulang kembali. Simpulannya adalah pengawasan proyek dilakukan untuk mencapai target seperti yang direncanakan dan mencegah terjadinya penyimpangan di dalam proyek.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply