Pengertian IMB dan Prosedur Lengkap

Tidak dapat dimungkiri bahwa lebih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengerti mengenai IMB. Banyaknya bangunan yang berdiri tanpa mengurus IMB merupakan buktinya. Hal tersebut akan mendatangkan kerugian untuk pemilik rumah, masyarakat, dan pemerintah. Dengan mengetahui pengertian IMB serta prosedur lengkapnya, Anda akan memahami betapa pentingnya mengurus hal tersebut.

 

 

IMB (Izin Mendirikan Bangunan)  adalah perizinan atau persetujuan yang diberikan oleh kepala instansi pemerintah setempat, baik pemerintah kota maupun kabupaten. Perizinan tersebut harus atau wajib Anda dapatkan ketika akan membangun, merobohkan, dan merenovasi, baik memperluas atau mengurangi bangunan. Kewajiban mengurus produk hukum satu ini telah diatur oleh Permen PUPR No.5/2016.

 

 

Setelah mengetahui mengenai pengertian IMB, mari berlanjut membahas mengenai prosedur lengkapnya. Berikut ini, prosedur lengkap permohonan IMB yang perlu Anda ketahui.

 

 

Menyiapkan Persyaratan atau Prosedur Administratif Permohonan IMB

 

  1. Data Permohonan

 

Data pertama yang perlu dipersiapkan adalah formulir data permohonan. Formulir tersebut sama untuk setiap jenis bangunan. berisikan nama permohonan, alamat permohonan, serta status hak atas tanah.

 

 

Formulir ini dapat Anda minta di Dinas Pekerjaan Umum Setempat. Formulir yang telah diisi lengkap, dibubuhi tanda tangan di atas materai Rp6.000 oleh Anda ataupun pemohon. Selanjutnya formulir tersebut harus dilegalisir pemerintah daerah setempat, baik kelurahan maupun kecamatan, tempat bangunan akan dibangun.

 

 

Data kedua adalah dokumen identitas permohon. Data ini berupa fotokopi KTP maupun indentitas lainnya dari pemohon. Selain itu, jika pemohon bukanlah pemilik bangunan harus menyertakan surat kuasa.

 

 

  1. Data Tanah

 

Persyaratan lain yang perlu Anda bawa adalah data tanah. Pertama, surat bukti status hak atas kepemilikan tanah yang dilegalkan oleh instansi pemerintahan setempat. Surat tersebut berupa sertifikat tanah. Kedua, data teknik tanah yang berupa status keadaan atau kondisi dari tanah tempat bangunan akan didirkan. Data tanah terakhir adalah status tanah tidak dalam sengketa yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

 

 

  1. Dokumen dan Surat Terkait

 

Dokumen yang dimaksud umumnya merupakan dokumen pendukung. Mulai dari fotokopi KRK (Keterangan Rencana Kabupaten/Kota), sampai data perencanaan teknis. Sedangkan, surat terkait adalah formulir terkait yang berisi surat pernyataan. Mulai dari surat pernyataan mengikuti peraturan KRK, dan surat pernyataan memakai desain prototipe.

 

 

Jika bangunan berupa bangunan khusus, misalnya rumah sakit, sekolah, dan sebagainya, pemohon harus melampirkan surat pernyataan menggunakan perencana yang memiliki sertifikat. Selain itu, wajib juga melampirkan surat penyataan memperkerjakan pengawas konstruksi yang bertanggung jawab terhadap bangunan.

 

 

Menyiapkan Persyaratan atau Prosedur Teknis Permohonan IMB, berupa

 

  1. Data umum bangunan gedung

 

Data bangunan tersebut berisikan nama bangunan gedung, alamat lokasi bangunan gedung yang ditentukan oleh informasi GPS pada bangunan. Data lainnya berupa fungsi dan/atau klasifikasi bangunan gedung, jumlah lantai bangunan gedung, luas lantai dasar bangunan gedung, total luas lantai bangunan gedung, ketinggian gedung, luas basement, jumlah lantai basement, dan posisi bangunan gedung.

 

 

  1. Dokumen Rencana Teknis Bangunan Gedung

 

Terdapat tiga dokumen yang perlu dilampirkan, yaitu rencana utilitas, rencaran arsitektur, dan rencana struktur.

 

 

Mengurus Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD)

 

Setelah menyiapkan peryaratan administratif dan teknis tersebut, Anda segera serahkan kepada DPU, baik secara offline maupun online dengan menscan data administratif dan teknis ke sistem. Selanjutnya, tunggu sekitar 1 sampai 2 minggu hingga data tersebut diverifikasi kebenaran dan keabsahannya. Jika disetujui, maka Anda akan mendapatkan SKRD IMB. Selanjutnya, bayar biaya SKRD tersebut pada pemerintah setempat. Simpan bukti pembayaran yang disebut SLRD.

 

 

Mengurus Permohonan Izin IMB agar Diterbitkan

 

Langkah terakhir adalah menyerahkan bukti pembayaran SLRD kepada instansi pemerintahan daerah setempat. Setelah itu, permohonan izin IMB akan diterbitkan kurang lebih satu minggu.

 

 

Demikian pengertian IMB dan prosedur lengkapnya. Pentingnya mengurus IMB, selain membuktikan Anda sebagai rakyat yang tertib hukum, juga mendatangkan berbagai manfaat. Misalnya, menaikan nilai jual bangunan, memberikan kepastikan serta perlindungan hukum terhadap bangunan. Di samping itu, Anda juga ikut serta membantu pemerintah untuk menghadirkan tata letak bangunan yang baik dan nyaman.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply