Mempersiapkan Dokumen yang Diperlukan

Banyak orang yang beralih profesi menjadi penjual properti karena keuntungan besar yang didapat. Hal ini memang menguntungkan, namun juga sebanding dengan proses penjualan properti yang cukup rumit. Dalam hal ini, properti yang akan dijual harus memenuhi syarat. Misalnya, properti harus memiliki sejumlah dokumen legal dan terpercaya. Sehingga, pembeli properti dapat percaya akan legalitas properti dan membeli properti yang bersangkutan dengan perasaan aman. Selanjutnya, untuk menjual properti, anda harus menyiapkan keperluan beberapa dokumen yang dibutuhkan. Untuk mengetahui informasinya, cek daftar dokumen penjualan properti yang diperlukan berikut ini:

 

 

  1. Booking Form atau Daftar Isian Pemesanan Rumah

 

Dokumen pertama yang harus disiapkan adalah Booking Form atau daftar isian pemesanan rumah. Dokumen berikut harus ditandatangani saat pembeli properti menyetujui pembelian rumah. Dokumen ini juga berisi harga booking fee yang disepakati, uang muka, dan waktu pembayaran yang telah ditentukan. Selain itu, dokumen berisi data pembeli dan data-data teknis unit rumah yang dipesan, seperti nomor kavling, tipe rumah dan lain-lain.

 

 

  1. PPJB atau Perjanjian Pengikatan Jual Beli

 

Selanjutnya, anda harus menyiapkan dokumen yang berisikan identitas developer, identitas konsumen dan objek yang diperjanjikan. Dokumen ini biasanya disebut sebagai PPJB atau Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Identitas developer biasanya diwakili dengan KTP untuk developer pribadi. Sedangkan, developer dari perusahaan atau badan hukum yang memuat akta-akta dan legalitas perusahaan dan identitas direksi. Kemudian, penjual properti juga dapat mengetahui informasi mengenai identitas konsumen yang diwakili oleh data KTP. Dan data objek properti diwakili oleh sertifikat tanah, IMB, SPPT PBB, dan lain-lain.

 

 

  1. Dokumen Pasal Pasal Perjanjian

 

Tak kalah pentingnya, anda juga harus menyiapkan dokumen yang berisi pasal-pasal perjanjian. Dokumen ini memuat harga properti, cara pembayaran proeprti, besarnya uang muka, gambar keseluruhan properti, jangka waktu pembangunan, dan pasal-pasal normatif seperti hak dan kewajiban, pembatalan, sanksi-sanksi, terjadinya kondisi diluar kendali manusia dan lain-lain.

 

 

Selain itu, berikut adalah dokumen yang diperlukan oleh pihak penjual dalam penjualan properti:

 

 

  1. KTP suami istri (penjual sudah menikah) dan KK
  2. Sertifikat Tanah Asli yang telah diperiksa di BPN
  3. PBB tahun berjalan yang pajaknya telah dibayarkan melalui Bank-bank Pemerintah, selanjutnya anda akan memperoleh bukti pembayaran yang biasa disebut STTS PBB (Surat Tanda Terima Setoran Pajak Bumi dan Bangunan) tahun 20xx.
  4. Pelunasan PPh yang nilainya adalah 5% x NJOP

 

 

Lalu, dokumen yang diperlukan dalam penjualan properti oleh pihak pembeli adalah:

 

 

  1. KTP suami istri (jika sudah menikah) dan KK
  2. BPHTB yang sudah dilunasi sebesar 5% x (NJOP-NJOPTKP). Apabila nilainya setelah dihitung dengan rumus tersebut hasilnya lebih kecil atau sama dengan Rp. 60.000.000,00 maka PPh yang dihitung diberi nilai nol, yang artinya jika hasil penghitungan di bawah atau sama dengan Rp. 60.000.000,00, maka dibebaskan dari membayar pajak.
  3. Kuitansi pelunasan pembelian properti tersebut yang ditempel materai dan ditandatangani pihak pembeli.

 

 

Dokumen diatas adalah dokumen yang perlu disiapkan dalam penjualan properti. Kelengkapan dokumen ini sangat penting untuk mendukung administrasi dan legalitas dari properti yang bersangkutan. Selain itu, penjualan properti ini adalah transaksi dalam sekali waktu sehingga memerlukan kehati-hatian dan kewaspadaan. Anda juga harus memerhatikan sanksi-sanksi yang dibuat baik untuk pembeli maupun penjualan. Misalnya, sanksi yang mengatur tentang pembayaran uang muka. Jika melewati tanggal, maka harus memenuhi kesepakatan yang telah dibuat. Sanksi dan perjanjian seperti itu juga harus dicantumkan dalam dokumen. Sehingga, proses dalam penjualan properti menjadi aman, terpercaya, dan terbukti legalitasnya.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply